agen bola
Tuesday, 22 September 2020   |   20:47 PM
INFO :
Selamat Datang di Bolagalaxy.com – Agen Bola Terpercaya
Apabila anda membutuhkan bantuan, silahkan hubungi CS yang sedang bertugas!

La Liga Akan Komplain Transfer Neymar ke UEFA

Petinggi La Liga yakni Javier Tebas telah menegaskan bahwa transfer dari PSG ke Barcelona ini atas perekrutan Neymar itu di nilai telah melakukan pelanggaran besar dari kubu PSG. Kini PSG telah begitu dekat dengan misi mereka untuk bisa menggaet Neymar dari Barcelona, bintang Barca asal Brasil itu pun telah menyatakan niatnya untuk hengkang dari Barcelona. Maka dari itu kini adalah jalan satu-satunya yang bisa memisahkan Neymar dari Barca adalah klausul buy-out yang terjadi itu dengan nilai sebesar 222 juta euro atau di samakan dengan Rp 3,5 triliun rupiah jika itu terjadi dari kubu PSG akan melakukan pembayaran kepada Barca untuk seorang Neymar. Jika PSG menebus klausul yang begitu besar itu terjadi, maka Neymar juga harus resmi menanda tangani kontrak yang akan di jadikan resmi pindah dari klub tersebut, akan tetapi hal ini sangat ketat di awasi oleh La Liga yang kini sedang monitor proses transfer dari kubu PSG ke Barca ini soal Neymar. Jika benar itu terjadi maka petinggi La Liga bakal melakukan komplain dengan cara mengirimkan dokumen kepada UEFA dan juga Uni Eropa.

Kasus yang akan terjadi dari transfer ini adalah terkait dengan soal FFP (Financial Fair Play) dan juga sumber dana dari PSG yang begitu besar itu. Tebas pun meyakini bahwa PSG tengah melakukan kecurangan soal transfer ini bakal terjadi dengan cara membengkakkan pemasukan dan melakukan doping finansial karena PSG mendapatkan dana dari sokongan Qatar.

“Komplain itu akan segera terjadi dan telah siap di berikan ke UEFA ataupun Uni Eropa dalam pengadilan di Swiss. Mereka yang memiliki kekuataan soal peradilan dari dunia sepakbola. La Liga telah menyatakan kekecaman ketidak adilan yang terjadi ini dengan klub yang di sokong oleh negara. Untuk soal PSG ini kasus ini sangat jelas merupakan doping finansial yang berhubungan dengan klub dan pemerintahan” tutur Tebas. (cl)

Komentar