agen bola
Friday, 14 December 2018   |   22:11 PM
INFO :
Selamat Datang di Bolagalaxy.com – Agen Bola Terpercaya
Apabila anda membutuhkan bantuan, silahkan hubungi CS yang sedang bertugas!

Ballon d’Or 2013, Ribery Merasa Tak Adil

Franck Ribery mengakui kekesalahannya atas ketika dirinya mengungkit masa lalu yang terjadi pada tahun 2013 ketika memenangi FIFA Ballon d’Or itu, dimana kegagalan tersebut baginya sangat kecewa ketika adalah sesuatu yang seharusnya menjadi miliknya itu harus terbuai oleh dirinya yang sebagiamana baginya itu merupakan sebuah pencurian dari dirinya oleh kandidat lain. Penghargaan FIFA Ballon d’Or pada tahun 2013 lalu itu ketika FIFA dan juga majalah Prancis Football masih melakukan kerja sama, dan kemudian penghargaan tersebut yang di menangkan oleh Cristiano Ronaldo yang dimana sosok bintang asal Portugal itu meraih persen suara sebesar 27,99 persen suara, dan kemudian di tempatkan oleh posisi kedua yang di huni oleh Lionel Messi dengan 24,72 persen suara, dan Franck Ribery yang menjadi kandidat ketiga itu memenangkan posisi ketiga dengan raihan suara 23,36 suara.

Dan kemudian hasil ini bagi Frank Ribery tidaklah adil, pemain gelandang sayap asal Prancis itu merasa dirinya yang seharusnya layak menjadi pemenang Ballon d’Or tersebut pada waktu itu, karena dirinya telah menjuarai treble winner pada musim tersebut, dan juga di susul dengan gelar seperti Piala Super Eropa dan juga Piala Dunia Antar Klub. Dan Franck Ribery juga mengatakan bahwa kegagalan dirinya meraih Ballon d’Or itu lantaran orang-orang Prancis malah tidak mendukung dirinya karena mereka lebih mendukung Cristiano Ronaldo ataupun Lionel Messi bahkan alih-alih dari dirinya.

“Ballon d’Or itu bukanlah sesuatu yang gampang di raih, dan kemudian juga sangat sulit untuk di pahami, kemudian saya pada moment yang tepat memenangkan trofi pada waktu itu, dan saya pun bahkan tak bisa melakukan lebih baik dari itu lagi, tapi apa yang terjadi mungkin tidak membuat saya bisa memastikan itu benar-benar terjadi, bagi saya itu merupakan sebuah pencurian yang tidak adil karena saya bahkan tidak mendapatkan dukungan dari orang-orang di negara saya sendiri” jelas Franck Ribery. (cl)

Komentar